Anda dan Calon Pembeli

Sejenak, tanyakan kepada diri Anda.
Apakah Anda yakin terhadap produk yang Anda jual?

Yakin?

Seberapa yakin?

100% yakin? atau dibawah 100%?
Atau bahkan diatas 100%?

Sadar atau tidak sadar, keyakinan Anda terhadap produk Anda itu akan sangat berpengaruh terhadap omzet Anda.

Kenapa?
Karena saat Anda sangat yakin, jualan Anda lebih berenergi. Gak lemes-lemes, hehe

Benar jika orang mengatakan, “Jualan adalah transfer keyakinan..”

Oleh karenanya, jangan pernah menjual produk yang Anda ragukan.

Pahami konsep ini maka penawaran Anda mampu menggetarkan calon pembeli, LUAR BIASA.

Kembali ke materi.

Coba perhatikan produk Anda dengan seksama, apakah produk Anda ada manfaatnya? Ada?

Saya yakin pasti ada.
Kalau begitu, tonjolkan manfaatnya.

Cari calon pembeli yang siap membeli.
Cari pasar yang butuh produk Anda.

Saat menawarkan, mungkin ada penolakan, bahkan sangat mungkin Anda dicuekin.
Terus Anda boleh patah semangat? Tidak boleh!
Hei! Santai saja, lanjut ke prospek berikutnya.

Kata teman Saya. .
“Di cuekin? Cari aja yang gak cuek”

Tepat sekali kata-katanya. Hehe

Jika Anda sudah memiliki keyakinan akan produk yang Anda jual, maka yang perlu dilakukan selanjutnya adalah Anda harus belajar bagaimana caranya mendatangkan calon pembeli sebanyak-banyaknya ke tempat Anda.
Alias Anda belajar skill ini, skill itu. .

Tapi. . . Kalau keyakinan saja Anda gak punya, skill apapun itu percuma.
Saya ulangi, Per-Cu-Ma

Nanti saat menawarkan, ada golongan calon pembeli yang mengatakan “nanti ya saya pikir-pikir dulu”

Anda jawab saja “Mikir-mikirnya sekarang aja mba, keburu barangnya diambil orang, kesempatannya hilang”

Hehe, bercanda.
Yang sopan ya sama calon pembeli. ??

Calon pembeli boleh punya sejuta alasan untuk menolak produk Anda, gak masalah.
Yang penting Anda punya miliaran keyakinan. Sip?

Semangat ya jualannya! 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.